KREATIVITAS GURU SOSIOLOGI DALAM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SMA KABUPATEN PURBALINGGA
Main Article Content
Abstract
Kreativitas guru diperlukan untuk menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran, menghapus persepsi mengenai sosiologi yang dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan, Pada penerapan Kurikulum Merdeka, guru dituntut untuk melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif dan inovatif. Upaya menghadapi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka memberikan gambaran model guru kreatif yang melakukan pembelajaran dengan kreativitas mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara mengumpulkan data yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat menjadi acuan baru di kemudian hari. Kreativitas guru sosiologi ditunjukan dengan kemampuan menyusun perangkat pembelajara yang fleksibel, menyesuaikan strategi pengajaran berdasarkan kondisi kelas dan karakteristik siswa. Penggunaan metode dan model pembelajaran yang bervariasi dengan memanfaatkan teknologi. Pengelolaan kelas dalam pembelajaran dilakukan guru sosiologi dengan menerapkan budaya positif sekolah. Guru juga secara kreatif mampu mengelola pembelajaran berdiferensiasi. Melaksanakan berbagai asesmen pembelajaran untuk mengetahui gaya belajar, minat dan pencapaian tujuan pembelajaran oleh siswa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits
References
Aini, N., Fikroyyah, N., Fatimah, N., & Mustofa, M. S. (2016). Upaya Guru Dalam
Mengembangkan Metode Pembelajaran Sosiologi Untuk Meningkatkan Perilaku
Belajar Siswa Aktif Di Kelas Xi Ips 4 Tahun Ajaran 2014/2015. Solidarity:
Journal of Education, Society and Culture, 5(1), 67–76.
Al-asyhi, S. (2014). Perspektif Historis Transformasi Kurikulum di Indonesia. IslAliic
Studies Journal, 2, 140–147. Dicky Wirianto Perspekt if Historis Transformasi
Kurikulum di Indonesia.pdf
Aliriani. (2022). Efektivitas Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC) DOI: https://doi.org/10.32665/james.v5i2.301
dalam Pembelajaran Sosiologi Siswa Kelas X MIPA SMA SMA Negeri 6 BaRinau.
(1), 109–124.
Ayuliandari, F., & Sylvia, I. (2022). Efektivitas Media Video Animasi dalam
Pembelajaran Sosiologi terhadap Peningkatan Pemahaman Materi pembelajaran
Peserta Didik pada SMAN 12 Merangin. Naradidik: Journal of Education and
Pedagogy, 1(2), 113–117. https://doi.org/10.24036/nara.v1i2.33 DOI: https://doi.org/10.24036/nara.v1i2.33
Cristiyanda, G., & Sylvia, I. (2021). Pengaruh Penggunaan Webquiz Quizizz Terhadap
Hasil Belajar Sosiologi Siswa di SMA N 16 Padang. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian
Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3), 174–183.
https://doi.org/10.24036/sikola.v2i3.110 DOI: https://doi.org/10.24036/sikola.v2i3.110
Ghufronudin, G. (2019). Pembelajaran Sosiologi Berbasis Media Sosial Sebagai
Bentuk Pembelajaran Abad 21. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, &
Antropologi, 3(1), 21. https://doi.org/10.20961/habitus.v3i1.31938 DOI: https://doi.org/10.20961/habitus.v3i1.31938
Hadi, D. I., & Junaidi, J. (2018). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Pembelajaran
Sosiologi Kelas Xi Ips 2 Sma Negeri 1 PariAlian. Jurnal Socius: Journal of
JURNAL LENTERA EDUKASI
Sociology Research and Education, 4(1), 22. https://doi.org/10.24036/scs.v4i1.14 DOI: https://doi.org/10.24036/scs.v4i1.14
Hasanah, E., Darmawan, D., & Nanang. (2019). Pengaruh penggunaan media
pembelajaran articulate dalam metode problem based learning (pbl) terhadap
peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik (. 4, 826–838.
Henslin, J. M. (2007). Sosiologi dengan Pendekatan Membumi. Erlangga.
Irawati, D., Masitoh, S., & Nursalim, M. (2022). Filsafat Pendidikan Ki Hajar
Dewantara sebagai Landasan Pendidikan Vokasi di Era Kurikulum Merdeka.
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 7(4), 1015–1025.
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4493 DOI: https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4493
Lubis, H. (2018). Peningkatan Pemahaman Konsep Dasar Sosiologi melalui Media
Pembelajaran Teka Teki Silang Sosiologi. Hermeneutika : Jurnal Hermeneutika,
(2), 37. https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v4i2.4830 DOI: https://doi.org/10.30870/hermeneutika.v4i2.4830
Marisyah, A., Firman, & Rusdinal. (2019). Pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang
Pendidikan. 3, 1514–1519.
https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptAli.v3i3.395
Nisa, A., & Sylvia, I. (2021). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Sosiologi SMA DOI: https://doi.org/10.24036/sikola.v3i2.170
Berbasis Lectora Inspire Guru merupakan salah satu komponen yang meneMitaati
posisi sentral dan sangat strategi. Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran,
(2), 132–148.
SeSitiao, M. (2020). Perbandingan Pemikiran Pendidikan Paulo Freire Dengan Ajaran
TAliansiswa Dalam Implementasi Merdeka Belajar Pendahuluan Hal pertama
yang muncul dalam pikiran saya ketika membaca tema umum. Prosiding Seminar
Nasional “Implementasi Merdeka Belajar Berdasarkan Ajaran TAliansiswa,”
–272.
Setiawan, N. (2022). Mini Riset Sebagai Metode Pembelajaran Sosiologi Materi
pembelajaran Permasalahan Sosial Di Masyarakat. Takuana: Jurnal Pendidikan,
Sains, Dan Humaniora, 1(2), 139–147. https://doi.org/10.56113/takuana.v1i2.9 DOI: https://doi.org/10.56113/takuana.v1i2.9
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed
Methods). PT GrAliedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Syafruddin, S. E., Periansya, S. E., Farida, E. A., Nanang Tawaf, S. T., Palupi, F. H.,
St, S., ... & Satriadi, S. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia. CV Rey Media
Grafika.
Wardani, K. T. (2013). Penggunaan Media Komik Dalam Pembelajaran Sosiologi Pada
Pokok Bahasan Masyarakat Multikultural. KOMUNITAS: International Journal
of Indonesian Society and Culture, 4(2), 230–243.
https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2418 DOI: https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2418