PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI PONDASI BANGSA YANG BERINTEGRITAS
Main Article Content
Abstract
Pendidikan Karakter sebagai Pondasi Bangsa yang Berintegritas. Pendidikan karakter merupakan elemen krusial dalam sistem pendidikan nasional, berfungsi sebagai landasan mendasar untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki moral yang kuat dan integritas tinggi. Tantangan era globalisasi dan perubahan sosial yang cepat menuntut adanya individu yang berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa guna memilah pengaruh negatif dan memperkuat martabat bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi implementasi pendidikan karakter secara efektif dalam membentuk integritas individu peserta didik sebagai pondasi utama pembangunan bangsa yang bermartabat.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui peninjauan sistematis terhadap artikel jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan terkait pendidikan karakter, nilai-nilai Pancasila, dan pembangunan integritas bangsa. Analisis mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi model, strategi, dan hambatan dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter (seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan peduli sosial) ke dalam lingkungan pendidikan formal dan nonformal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter memberikan dampak positif yang signifikan dalam membentuk kepribadian siswa, baik dalam aspek emosional, sosial, maupun akademik. Temuan utama mengindikasikan bahwa pembiasaan nilai-nilai luhur melalui budaya sekolah yang berintegritas dan pembelajaran terintegrasi sangat efektif dalam menumbuhkan kesadaran moral dan perilaku positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan karakter secara sistematis dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berintegritas, yang pada gilirannya akan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta menjamin pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits
References
Ahmadi, A., & Uhbiyati, N. (2013). Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Baumrind, D. (1991). The Influence of Parenting Style on Adolescent Competence and Substance Use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95. DOI: https://doi.org/10.1177/0272431691111004
Pratiwi, D. (2021). Kedisiplinan Belajar Siswa Sekolah Dasar dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 45–53.
Darmayanti, R. (2020). Bentuk Perilaku Mengganggu pada Siswa SD dan Upaya Guru dalam Mengatasinya. Jurnal Psikologi Anak, 8(1), 14–22.
Alwia, N. (2022). Perilaku Berbohong pada Anak Sekolah Dasar: Penyebab dan Pola Penanganan. Jurnal Konseling Pendidikan, 10(3), 112–120.
Lestari, M. (2019). Fenomena Bullying pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Kualitatif di Sekolah Negeri. Jurnal Bimbingan dan Pendidikan Anak, 7(2), 88–97.
Hirschi, T. (1969). Causes of Delinquency. Berkeley: University of California Press.
Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development (16th ed.). New York: McGraw-Hill.
Sutherland, E. H. (1947). Principles of Criminology. Chicago: J.B. Lippincott Company.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.