PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENUMBUHKAN BUDAYA BACA DI SEKOLAH
Main Article Content
Abstract
Membangun budaya baca di sekolah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang literat. Akan tetapi, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menumbuhkan budaya baca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana masyarakat dan peran mereka dalam menumbuhkan budaya baca di sekolah, menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi keterlibatan masyarakat dalam gerakan literasi sekolah, dan mengidentifikasi bagaimana keterlibatan tersebut berdampak pada peningkatan minat baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran dan masyarakat termasuk penyediaan fasilitas literasi seperti pojok baca dan perpustakaan mini, donasi buku, kegiatan membaca bersama, pelatihan literasi untuk guru dan siswa, dan pembentukan komunitas literasi yang bekerja sama dengan sekolah. Faktor-faktor yang mendukung keterlibatan masyarakat termasuk kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi, dukungan dari pemerintah daerah, program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), dan kolaborasi sekolah dengan berbagai lembaga sosial atau komunitas baca. Di sisi lain, faktor-faktor yang menghalangi keterlibatan masyarakat termasuk kekurangan dana, kurangnya koordinasi antara sekolah dan masyarakat, dan kurangnya fasilitas literasi. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk menumbuhkan dan mempertahankan budaya baca di sekolah dasar dan menengah. Hal ini karena keterlibatan aktif masyarakat dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk membaca, memperkaya sumber bacaan di sekolah, dan menciptakan lingkungan sosial yang mendukung kegiatan literasi yang berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits
References
Aini, R. N. (2021). Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 145–156.
Fachrurrozi, M. (2022). Analisis pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan budaya baca siswa. Jurnal Jemari, 5(2), 122–133. DOI: https://doi.org/10.30599/jemari.v5i2.2682
Alfisyah, A. (n.d.). Gerakan literasi sekolah: Membangun keterampilan membaca siswa sejak dini. PGMI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Fatimah, S. (2021). Pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat membaca siswa (Skripsi). Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Mustofa, M., & Hasanah, U. (2022). Sinergi Sekolah dan Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12 (1), 55–68.
Wahyuni, S. (2020). Dasar-dasar metode penelitian kualitatif. Repositori UIN Alauddin.
Nurhasanah, I., & Rahmawati, E. (2020). Strategi Penguatan Budaya Literasi Melalui Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 7(3), 120–131.
Yulia Indrasari (2024), UNESCO sebut minat baca orang Indonesia masih rendah. Surabaya, Radio Republik Indonesia.
T Lestari, R Astuti (2024), Gerakan Literasi Sekolah: Membangun keterampilan membaca siswa sejak dini, UMSIDA PGMI.
Rahmawati, S., & Hidayat, A. (2021). Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua dalam Pengembangan Literasi Membaca Siswa. Jurnal Literasi Pendidikan, 10(2), 88–102.