FENOMENA KESENJANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA ANTARA : KOTA DAN DESA

Main Article Content

Devita Maharani
Selviana Kartika Putri
Serly Kurniawati
Ade Perkasa
Ahmat Rifa’i

Abstract

Kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Indonesia masih menjadi persoalan struktural yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab ketimpangan tersebut, meliputi disparitas fasilitas pendidikan, kualitas guru, kondisi ekonomi keluarga, serta akses terhadap teknologi dan pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research), penelitian ini menghimpun dan menelaah berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan, serta laporan resmi nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah di pedesaan menghadapi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualifikasi tenaga pendidik, minimnya akses digital, serta tekanan ekonomi keluarga yang berdampak pada tingginya angka putus sekolah. Sebaliknya, sekolah di perkotaan memperoleh dukungan fasilitas modern, kompetensi guru yang lebih baik, dan lingkungan sosial yang kondusif bagi perkembangan akademik siswa. Data BPS dan PISA mengonfirmasi bahwa perbedaan capaian belajar antara kota dan desa masih signifikan. Kesenjangan pendidikan bukan hanya persoalan geografis, tetapi merupakan refleksi ketidakmerataan investasi pendidikan dan kebijakan yang belum sepenuhnya adaptif terhadap kondisi lokal. Oleh karena itu, strategi pemerataan yang komprehensif meliputi peningkatan infrastruktur, distribusi guru profesional yang berkeadilan, perluasan akses digital, dan dukungan ekonomi bagi keluarga miskin sangat diperlukan untuk mewujudkan pemerataan pendidikan di Indonesia.

Article Details

How to Cite
Maharani, D., Selviana Kartika Putri, Serly Kurniawati, Ade Perkasa, & Ahmat Rifa’i. (2025). FENOMENA KESENJANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA ANTARA : KOTA DAN DESA. Jurnal Lentera Edukasi, 3(4), 214–222. https://doi.org/10.70305/jle.v3i4.172
Section
Articles

References

Apriliansyah, F., Ahmad, M., & Rochimah, H. (2025). Analisis Kesenjangan Pembiayaan Pendidikan Di Indonesia : Studi Literatur Terhadap Perbedaan Akses Dan Kualitas Antara Sekolah Negeri Dan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 753–758.

Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). No Title 済無No Title No Title No Title. 2(3), 167–186.

Fitriana, A. Q. Z., Shahmanda, S., & Salamah, L. (2025). Keterbatasan Finansial Keluarga Yang Berdampak Kepada Pendidikan Anak. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 3(1), 74–78.

Iv, B. A. B., Mengenai, P., Dan, H. A. K., Warga, K., Tua, O., & Pemerintah, D. A. N. (2020). Analisis undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional mencakup bab iv pasal 5 mengenai hak dan kewajiban warga negara, orang tua dan pemerintah. 2020(01), 82–89.

Khusaini Khusaini, & Muvera Muvera. (2020). Prestasi Belajar dan Karakteristik Orang Tua: Studi Perbandingan Sekolah Menengah Atas Perkotaan-Pedesaan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha , 12(2), 296–310.

Nurul Afifah, A., Ar, R., & Muhammad, Y. (2024). Peran Ekonomi Keluarga Dalam Membentuk Pendidikan Anak. Al Amiyah: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 13–22. https://miftahul-ulum.or.id/ojs/index.php/alamiyah

Perdana, F. H., Nurfadilla, M. K., Dien, M. W. D., Lismaya, S. S., & ... (2023). Tantangan Finansial sebagai Salah Satu Penghambat Tercapainya Tujuan Pendidikan. Academia.Edu. https://www.academia.edu/download/108902764/Tantangan_Finansial_sebagai_Salah_Satu_Penghambat_Tercapainya_Tujuan_Pendidikan.pdf

Raynal, I. (n.d.). Pendidikan Ke Tingkat Sma / Smk Di Daerah.

Rohmah Susiani, I., & Diny Abadiah, N. (2021). Kualitas Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 8(2), 292–298.

Selviana, M., Syahputra, I. R., Mawaddah, A., Rafly, M., Ramadhan, S., Asahan, U., & Sumatera, A. (2024). No Title. 3, 44–51. DOI: https://doi.org/10.51178/mjol.v3i2.2004

Wahidmurni. (2025). Ketimpangan Kualitas Pendidikan Antara Sekolah Di Perkotaan Dan Di Pedesaan. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 1(November), 2588–2593.