ANALISIS PERAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

Main Article Content

Noval Dewata
Fikri Nur Bahtiar
Muzaki Prayoga
Ferdi Saputra
Ifa Valentine

Abstract

Sejak dideklarasikan dalam Sumpah Pemuda tahun 1928, bahasa Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga persatuan di antara berbagai suku, bahasa, dan budaya Indonesia. Namun, fungsi bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu mulai terpengaruh oleh tantangan globalisasi dan dominasi bahasa asing, seperti bahasa Inggris. Orang-orang muda lebih sering menggunakan bahasa asing, terutama saat berbicara secara informal dan di media sosial. Meskipun upaya untuk mempertahankan bahasa Indonesia terus berlanjut, upaya ini biasanya terbatas pada konteks formal seperti pendidikan dan administrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana bahasa Indonesia relevan di dunia sosial dan teknologi saat ini, menemukan masalah utama yang dihadapinya, dan menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan peran bahasa sebagai simbol persatuan. Selain itu, penelitian ini menyelidiki bagaimana bahasa Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan sosial yang cepat. Hasilnya penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam mendukung pelestarian bahasa Indonesia di era kontemporer.


 

Article Details

How to Cite
Dewata, N., Nur Bahtiar, F., Prayoga, M., Saputra, F., & Valentine, I. (2024). ANALISIS PERAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA . Jurnal Lentera Edukasi, 2(4), 89–95. https://doi.org/10.70305/jle.v2i4.80
Section
Articles
Author Biography

Fikri Nur Bahtiar, Universitas abdurachman saleh situbondo

  •  

References

Alwasilah, A. C. (2006). Pokoknya Kualitatif: Dasar-Dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.

Anwar, S. (2010). Peran Bahasa dalam Pendidikan Multikultural. Bandung: Penerbit Angkasa.

Arifin, E. Z. (2013). Kebijakan Bahasa Nasional dan Kebanggaan Berbahasa. Jakarta: Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Badudu, J. S. (1985). Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi Nasional. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Bryman, A. (2012). Social Research Methods (4th ed.). Oxford: Oxford University Press.

Chaer, A. (2012). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Denzin, N. K. (1978). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: McGraw-Hill.

Gudykunst, W. B. (2003). Cross-Cultural and Intercultural Communication. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Kridalaksana, H. (1993). Pengantar Linguistik Umum. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kvale, S. (1996). Interviews: An Introduction to Qualitative Research Interviewing. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moeliono, A. M. (1989). Bahasa Indonesia dalam Perkembangan. Jakarta: Gramedia.

Nababan, P. W. J. (1991). Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.

Patton, M. Q. (1990). Qualitative Evaluation and Research Methods (2nd ed.). Newbury Park, CA: Sage Publications.

Spradley, J. P. (1980). Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Sumardi, M. (2018). Pendidikan Bahasa Indonesia dan Multikulturalisme. Yogyakarta: Deepublish.

Wardhaugh, R. (2006). An Introduction to Sociolinguistics (5th ed.). Oxford: Blackwell Publishing.

Wibowo, A. (2019). Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa