Pengaruh Mata Kuliah PKN Terhadap Sikap Ideologi Pancasila

Main Article Content

Desti Andriani Pasaribu
Syamzaimar Syamzaimar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peranan krusial sebagai instrumen penguatan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi dan infiltrasi ideologi asing yang semakin masif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi nilai-nilai kebangsaan dan adanya indikasi pergeseran orientasi ideologis di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana efektivitas mata kuliah PKn dalam membentuk dan memperkuat sikap ideologi Pancasila pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah PKn, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana untuk melihat signifikansi pengaruh variabel pembelajaran terhadap variabel sikap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah PKn memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemantapan sikap ideologi Pancasila. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara intensif cenderung memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, serta menunjukkan komitmen yang lebih kuat untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun demikian, ditemukan pula bahwa aspek afektif lebih dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang bersifat dialogis dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi kurikulum dan inovasi pedagogi dalam pengajaran PKn agar tidak sekadar menjadi transfer pengetahuan, melainkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara substansial. Pihak perguruan tinggi diharapkan

Article Details

How to Cite
Pasaribu, D. A., & Syamzaimar , S. (2026). Pengaruh Mata Kuliah PKN Terhadap Sikap Ideologi Pancasila . Jurnal Lentera Edukasi, 4(2), 65–71. https://doi.org/10.70305/jle.v4i2.205
Section
Artikel

References

Asmaroini, A. P. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Mahasiswa di Era Globalisasi. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 34-42.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (2023). Laporan Tahunan: Survei Indeks Aktualisasi Nilai Pancasila pada Generasi Z. Jakarta: BPIP.

Dewantara, A. W. (2022). Kewarganegaraan: Sebuah Pengantar Teoritis dan Praktis di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Kanisius.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Buku Panduan Mata Kuliah Dasar Umum Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Kemendikbud.

Fadhila, R., & Siregar, M. (2024). Pengaruh Literasi Konstitusi terhadap Ketahanan

Ideologi Mahasiswa di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 33(1), 88-102.

Hidayat, R., & Salsabila, S. (2025). Efektivitas Model Pembelajaran Project Citizen dalam Meningkatkan Civic Disposition. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 145-159.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2019). Potensi Radikalisme di Perguruan Tinggi: Sebuah Kajian Sosiologis. Jakarta: LIPI Press.

Lestari, P. (2023). Internalisasi Nilai Pancasila melalui Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Jurnal Harmoni, 22(1), 50-65.

Mubarak, Z. (2024). Tantangan Ideologi Pancasila terhadap Paham Liberalisme dan Ekstremisme di Kalangan Akademisi. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 11(3), 210-225.

Mulyono, S. (2021). Analisis Komparatif Sikap Nasionalisme Mahasiswa Sebelum dan Sesudah Menempuh Mata Kuliah PKn. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 130-144.

Nugroho, A. S. (2025). Transformasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Memperkuat Jati Diri Bangsa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila, 10(1), 15-29.

Pusat Studi Pancasila. (2021). Studi Komprehensif: Pengaruh Pendidikan Formal terhadap Kesetiaan Ideologi Negara. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Putri, A. K., & Wibowo, H. (2026). Meta-Analisis: Hubungan antara Civic Knowledge dan Civic Attitude pada Mahasiswa Indonesia. Jurnal Teori dan Landasan Pendidikan, 15(1), 44-58.

Ramadhan, I. (2022). Peran Dosen PKn dalam Menangkal Paham Radikalisme di Lingkungan Kampus. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 112-125.

Santoso, G. (2023). Konstruksi Identitas Nasional melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Abad 21. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(1), 301-315.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryana, C., & Fitrayadi, D. S. (2024). Inovasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Engagement

Mahasiswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(2), 175-190.

Ubaedillah, A. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education): Pancasila, Demokrasi, dan Pencegahan Korupsi. Jakarta: Kencana.

Zulkarnain, I. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penguatan Ideologi Pancasila di Perguruan Tinggi Riau. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan, 14(4), 410-428 DOI: https://doi.org/10.33603/ejpe.v14i1.33891

Syamzaimar, S. (2025). Pendidikan Kewarganegaraan, Implementasi Pengalaman Islam. Riau : PT. Indragiri Dot Com.