Pengaruh Mata Kuliah PKN Terhadap Sikap Ideologi Pancasila
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peranan krusial sebagai instrumen penguatan jati diri bangsa di tengah arus globalisasi dan infiltrasi ideologi asing yang semakin masif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi nilai-nilai kebangsaan dan adanya indikasi pergeseran orientasi ideologis di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana efektivitas mata kuliah PKn dalam membentuk dan memperkuat sikap ideologi Pancasila pada mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah PKn, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana untuk melihat signifikansi pengaruh variabel pembelajaran terhadap variabel sikap. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah PKn memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemantapan sikap ideologi Pancasila. Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara intensif cenderung memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, serta menunjukkan komitmen yang lebih kuat untuk menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Meskipun demikian, ditemukan pula bahwa aspek afektif lebih dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang bersifat dialogis dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi kurikulum dan inovasi pedagogi dalam pengajaran PKn agar tidak sekadar menjadi transfer pengetahuan, melainkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara substansial. Pihak perguruan tinggi diharapkan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits
Referensi
Asmaroini, A. P. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Mahasiswa di Era Globalisasi. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 34-42.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. (2023). Laporan Tahunan: Survei Indeks Aktualisasi Nilai Pancasila pada Generasi Z. Jakarta: BPIP.
Dewantara, A. W. (2022). Kewarganegaraan: Sebuah Pengantar Teoritis dan Praktis di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Kanisius.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Buku Panduan Mata Kuliah Dasar Umum Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Kemendikbud.
Fadhila, R., & Siregar, M. (2024). Pengaruh Literasi Konstitusi terhadap Ketahanan
Ideologi Mahasiswa di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 33(1), 88-102.
Hidayat, R., & Salsabila, S. (2025). Efektivitas Model Pembelajaran Project Citizen dalam Meningkatkan Civic Disposition. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(2), 145-159.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Kemendikbudristek.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2019). Potensi Radikalisme di Perguruan Tinggi: Sebuah Kajian Sosiologis. Jakarta: LIPI Press.
Lestari, P. (2023). Internalisasi Nilai Pancasila melalui Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Jurnal Harmoni, 22(1), 50-65.
Mubarak, Z. (2024). Tantangan Ideologi Pancasila terhadap Paham Liberalisme dan Ekstremisme di Kalangan Akademisi. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 11(3), 210-225.
Mulyono, S. (2021). Analisis Komparatif Sikap Nasionalisme Mahasiswa Sebelum dan Sesudah Menempuh Mata Kuliah PKn. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 130-144.
Nugroho, A. S. (2025). Transformasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Memperkuat Jati Diri Bangsa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila, 10(1), 15-29.
Pusat Studi Pancasila. (2021). Studi Komprehensif: Pengaruh Pendidikan Formal terhadap Kesetiaan Ideologi Negara. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Putri, A. K., & Wibowo, H. (2026). Meta-Analisis: Hubungan antara Civic Knowledge dan Civic Attitude pada Mahasiswa Indonesia. Jurnal Teori dan Landasan Pendidikan, 15(1), 44-58.
Ramadhan, I. (2022). Peran Dosen PKn dalam Menangkal Paham Radikalisme di Lingkungan Kampus. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 112-125.
Santoso, G. (2023). Konstruksi Identitas Nasional melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Abad 21. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(1), 301-315.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana, C., & Fitrayadi, D. S. (2024). Inovasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Engagement
Mahasiswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(2), 175-190.
Ubaedillah, A. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education): Pancasila, Demokrasi, dan Pencegahan Korupsi. Jakarta: Kencana.
Zulkarnain, I. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penguatan Ideologi Pancasila di Perguruan Tinggi Riau. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan, 14(4), 410-428 DOI: https://doi.org/10.33603/ejpe.v14i1.33891
Syamzaimar, S. (2025). Pendidikan Kewarganegaraan, Implementasi Pengalaman Islam. Riau : PT. Indragiri Dot Com.