PEMAKAIAN BAHASA MADURA DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO
Isi Artikel Utama
Abstrak
Artikel ini menginvestigasi pemakaian bahasa Madura oleh mahasiswa dalam komunikasi sehari-hari, entah itu dengan dosen, teman, orang tua, ataupun tetangga baik itu di dalam kampus maupun diluar kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara dan observasi melalui angket berupa tabel terhadap mahasiswa Universitas Abdurachman Saleh Situbondo khususnya parodi FKIP 1B tentang pemakaian bahasa Madura sesuai dengan tingkatannya. Dalam penggunaanya bahasa Madura terdiri dari 4 tingkatan antara lain: 1) “Enja’ iye”, 2) “Engghi enten”, 3) “Engghi- Bhunten”, 4) “Abdhi- dhalem/ Ajhunan Dhalem”. Dalam penelitian, diperoleh hasil rata-rata mahasiswa menggunakan bahasa Indonesia saat berkomunikasi dengan dosen dan saat pembelajaran didalam kelas dan penggunaan bahasa Madura Madura “enja’ iye” dan “engghi enten” digunakan pada saat berkomunikasi dengan teman, orang tua maupun didalam masyarakat. Bahasa "enjek iye" penggunaanya kurang sopan jika lawan bicaranya lebih tua dari kita, akan tetapi ini sudah menjadi kebiasaan, sehingga tidak begitu dipermasalahkan. Kami memberikan sebuah penguatan dan upaya mengenalkan bahasa Madura yang lebih halus untuk digunakan kembali dalam berinteraksi terhadap seseorang yang lebih tua, yakni penggunaan bahasa Madura "engghi bhunten" karena di dalam intonasi tersebut sangat elok untuk diterapkan pada saat berkomunikasi kepada yang lebih tua. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan wawasan untuk lebih memahami pemakaian bahasa Madura yang baik sesuai dengan tingkatannya dan pelestarian bahasa Madura agar tetap digunakan dalam berkomunikasi sehari hari karena sebagian mahasiswa belum mendukung pelestarian bahasa dan budaya lokal di lingkungan pendidikan tinggi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits