POLA PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL DI MASYARAKAT PESISIR KABUPATEN SITUBONDO
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kearifan lokal masyarakat Situbondo dalam mengelola dan membangun sumberdaya perikanan berkelanjutan. Pendekatan penelitian inimenggunakan deskriptif kualitatif, yaitu pengukuran cermat terhadap studi kasus fenomena sosial, analisis data menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitianini adalah kearifan lokal pemberdayaan masyarakat Situbondo dalam pengelolaan dan pembangunan sumberdaya perikanan melalui: Pertama, Kearifan lokal petik laut dilaksanakan setiap tahun yang bertujuan memberi makan ikan serta acara kumpul dan doa bersama agar keberlanjutan perikanan dilaut tetap terjaga. Kedua, Kearifan Lokal Nyabis hal ini dilakukan oleh masyarakat lokal sebagai proses agar mendapatkan barokah yaitu dengan doa dari para kyai, karena anggapan masyarakat dengan adanya barokah, semua kegiatan dan semua permasalahan bisa lebih mudah dan lancar. Ketiga, Tradisi Tellasan (hari raya) pada masyarakat dilakukan pada hari ke 27 atau H-3, tiga hari sebelum hari raya aktifitas melaut sudah mulai dihentikan, hal ini berdampak terhadap adanya pemberian waktu terhadap biota laut yang dieksploitasi dalam penangkapan untuk berkembang biak dan melakukan regenerasi, sehingga kualitas dan kuantitasnya bisa terjaga dengan baik dan berlanjut. Dalam konteks kearifan lokal pemberdayaanmasyarakat dalam pengelolaan dan pembangunan sumberdaya perikanan yang berkelanjutandiperlukan: Pertama, pembedayaan kearifan lokal. Kedua, model pengelolaan dan pemberdayaanmasyarakat lokal. Ketiga, membangun pengelolaan sumberdaya berbasis masyarakat yang didalamnya melalui pendekatan subyektif dan pendekatan struktural dengan langkah yang dapat diupayakan pada masyarakat dengan membentuk lembaga lokal, mengembangkan keikutsertaan masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan, dan peningkatan akses masyarakat terhadap informasi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under
the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of
authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution
of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or
publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional
Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive
exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution
ShareAlike 4.0 International License.
License
![]()
Jurnal Lentera Edukasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes
were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor
endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions
under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally
restrict others from doing anything the license permits